Dilirik Belanda : Bukti Bertani Modern Bikin Petani Punya Kualitas Standar Internasional
Garut - Inovasi petani lokal Jawa Barat kini sukses mencuri perhatian dunia. Pada Jumat (22/5/2026), Koperasi Putra Cisurupan Berdaya (KPCB) di Kabupaten Garut menerima kunjungan istimewa dari Agriterra, lembaga CSR perkoperasian ternama asal Belanda, yang memantau langsung budidaya bibit kentang bersistem greenhouse aeroponik. Pengakuan internasional ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari pendampingan konsisten program ICARE Jawa Barat di bawah binaan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat. Melalui intervensi teknologi yang dibawa oleh BRMP Jakarta melalui kegiatan Competitive Grant (CG), petani didorong beralih dari cara konvensional menuju sistem modern yang terbukti lebih hemat air, efisien nutrisi, dan mampu menghasilkan bibit kentang berkualitas.
Kehadiran Agriterra tidak sekadar memberikan pujian, tetapi menjadi validasi kuat bahwa teknologi dan produk petani Garut sudah memenuhi standar global. Pertemuan ini membuka peluang emas berupa akses kemitraan jangka panjang, transfer ilmu agribisnis terbarukan, hingga potensi pendanaan dari jaringan koperasi Belanda. Bagi KPCB dan masyarakat sekitar, hal ini mengubah wajah pertanian lokal bahwa bertani bukan lagi sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, melainkan sebuah industri modern yang menjanjikan keuntungan nyata melalui tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan terstandardisasi.
Dampak jangka panjang dari sinergi ini akan bermuara langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga. Ke depan, Desa Keramatwangi akan didorong menjadi pusat sentra bibit kentang aeroponik berkualitas tinggi yang menyuplai kebutuhan secara luas. Adanya pertemuan ini menjadikan KPCB ini sebagai role model agribisnis berbasis koperasi yang dapat direplikasi ke berbagai wilayah lain di Jawa Barat. Peristiwa ini membuktikan bahwa dengan pendampingan kelembagaan yang tepat dan penerapan teknologi modern, petani lokal mampu berdaya saing secara global dan menciptakan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan.